Rabu, 11 Juli 2012

METODOLOGI PEMBEL. QURDITS MTs


BAB I
PENDAHULUAN
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Pendidikan di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan berakhlaq mulia.
Pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak peserta didik yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan mampu meneladani Al-Qur’an-Hadis dalam kehidupan sehari-hari.














BAB II
PEMBAHASAN
Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Tsanawiyah
A.  Pengertian Pembelajaran Al-Qur’an Hadis
Mata pelajaran Al-Qur’an-Hadis di Madrasah Tsanawiyah adalah salah satu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang merupakan peningkatan dari mata pelajaran Agama yang telah dipelajari oleh peserta didik di SD/MI. Peningkatan tersebut dilakukan dengan cara mempelajari, memperdalam serta memperkaya kajian Al-Qur’an dan al-Hadis terutama menyangkut dasar-dasar keilmuannya sebagai persiapan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, serta memahami dan menerapkan tema-tema tentang manusia dan tanggung jawabnya di muka bumi, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam perspektif Al-Qur’an dan al-Hadis sebagai persiapan untuk hidup bermasyarakat.
Mata pelajaran Al-Qur’an-Hadis memiliki andil dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.[1]

B.  Tujuan Pembelajaran Al-Qur’an Hadis
Tujuan pembelajaran Al-Qur’an-Hadis meliputi :
a.       Meningkatkan kecintaan siswa terhadap Qur’an dan Hadis
b.      Membekali siswa dengan dalil-dalil yang terdapat dalam Qur’an dan Hadis sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan
c.       Meningkatkan kekhusyukan siswa dalam beribadah terlebih sholat, dengan menerapkan hukum bacaan tajwid serta isi kandungan surat/ayat dalam surat-surat pendek yang mereka baca

C.  Ruang Lingkup Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis

Dalam mata pelajaran Al-Qur’an dan hadits ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut :
1)        Penjelasan tentang ayat-ayat Al-qur’an dan hadits
Maksudnya adalah ayat-ayat Al-qur’an atau hadits yang diambil sebagai bahan materi atau bahan ajar yang telah disesuaikan dengan tingkat pendidikan di MTS.  
2)      Mufrodat
Untuk mufrodat, biasanya tidak disebutkan semuanya melainkan hanya beberapa mufrodat saja yang dianggap sukar bagi siswa. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para peserta didik dalam hal pemahaman. Karena mereka tahu arti mufrodatnya.
3)      Terjemah
Adalah menyalin atau memindahkan daripada suatu bahasa kepada bahasa yang lain, mengalihbahasakan . Dengan ini akan membantu siswa dalam memahami ayat Al-qur’an dan hadits yang berkaitan dengan mata pelajaran karena menghafalkam terjemah biasanya lebih mudah daripada teks aslinya.
4)      Tafsir atau penjelasan
Tafsir atau penjelasan ini juga dapat membantu siswa dalam memahami ayat Al-qur’an dan hadits yang berkaitan dengan mata pelajaran karena menghafalkan saja tidak cukup, harus dengan memahami atau menjelaskan. Karena dengan menjelaskan materi akan lebih kuat tersimpan dalam ingatan siswa dan sulit terlupakan.
5)      Tajwid
Pengertian Tajwid menurut bahasa (etimologi) adalah memperindah sesuatu.
Sedangkan menurut istilah, Ilmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca Al-Quran dengan sebaik-baiknya. Tujuan ilmu tajwid adalah memelihara
bacaan Al-Quran dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan (mulut) dari
kesalahan membaca. Belajar ilmu tajwid itu hukumnya fardlu kifayah, sedang membaca
Al-Quran dengan baik (sesuai dengan ilmu tajwid) itu hukumnya Fardlu ‘Ain.[2]


D.  Indikator
Kelas
Semester
Indikator
VII
I
1.         Dapat Menjelaskan pengertian dan fungsi Al-Qur’an dan hadis
2.         Dapat Menjelaskan cara-cara memfungsikan Al-Qur’an dan hadis
3.         Dapat Menerapkan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup umat Islam
4.         Dapat Menjelaskan cara mencintai Al-Qur’an dan hadis
5.         Dapat Menjelaskan perilaku orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadis
6.         Dapat Menerapkan perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan
7.         Dapat Memahami isi kandungan Surah al-Fātihah, an-Nās, al-Falaq, dan al-Ikhlās tentang tauhid rububiyyah dan uluhiyyah
8.         Dapat Menerapkan kandungan Surah Surah al-Fātihah, an-Nās,  al-Falaq, dan al-Ikhlās dalam kehidupan sehari-hari
9.         Dapat Menulis hadis tentang iman dan ibadah
10.     Dapat Menerjemahkan makna hadis tentang iman dan ibadah
11.     Dapat Menghafal hadis tentang iman dan ibadah
12.     Dapat Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis tentang iman dan ibadah dalam fenomena kehidupan dan akibatnya
13.     Dapat Menerapkan isi kandungan hadis tentang ciri iman dan ibadah yang diterima Allah
II
1.         Dapat Menerapkan hukum bacaan  mim sukun dalam Surah al-Bayyinah dan al-Kāfirūn
2.         Dapat Memahami isi kandungan Surah al-Kāfirūn dan al-Bayyinah tentang toleransi
3.         Dapat Memahami  keterkaitan isi kandungan Surah al-Kāfirūn dan al-Bayyinah tentang membangun kehidupan umat beragama dalam fenomena kehidupan
4.         Dapat Menerapkan isi kandungan Surah al-Kāfirūn dan al-Bayyinah tentang toleransi dalam kehidupan sehari-hari
5.         Dapat Memahami isi kandungan Surah al-Lahab dan an-Nasr tentang problematika dakwah
6.         Dapat Menerapkan kandungan Surah al-Lahab dan a-Nasr dalam kehidupan sehari-hari
VIII
I
1.          Dapat Menerapkan hukum bacaan Qalqalah, Tafkhim, mad ‘aridl lis sukun, dalam Al-Qur’an.
2.          Dapat Menerapkan hukum bacaan nun mati dan mim mati dalam Al-Qur’an
3.        Dapat Memahami isi kandungan Q.S Al-Quraisy dan Al-Insyiroh tentang ketentuan rezeki dari Allah
4.        Dapat Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S Al-Quraisy dan Al-Insyiroh tentang ketentuan rezeki dari Allah dalam kehidupan
5.        Dapat Menerapkan isi kandungan Q.S Al-Quraisy dan Al-Insyiroh tentang ketentuan rezeki dari Allah dalam kehidupan
6.        Dapat Memahami isi kandungan Q.S. Al-Kautsar dan Al-Ma’un tentang kepedulian sosial
7.        Dapat Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. Al-Kautsar dan Al-Ma’un tentang kepedulian sosial dalam fenomena kehidupan
8.        Dapat Menulis Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim
9.        Dapat Menerjemahkan makna Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim
10.    Dapat Menghafal Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim
11.    Dapat Menjelaskan keterkaitan isi kandungan Hadis dalam perilaku tolong menolong dan mencintai anak yatim dalam fenomena kehidupan dan akibatnya
II
1.      Dapat Menerapkan hukum bacaan lam dan ra’ dalam Q.S Al-Humazah dan At-Takatsur
2.      Dapat Memahami isi kandungan Q.S. Al-Humazah dan At-Takatsur
3.      Dapat Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. Al-Humazah dan At-Takatsur tentang Sifat Cinta Dunia dan melupakan Kebahagian hakiki dalam fenomena kehidupan
4.      Dapat Menerapkan kandungan Q.S. Al-Humazah dan At-Takatsur dalam fenomena kehidupan sehari-hari dan akibatnya
IX
I
1.         Dapat Menerapkan hukum mad silah dalam Q.S. Al-Qori’ah dan al-Zalzalah
2.         Dapat Menerapkan hukum mad lazim mukhaffaf kilmi, mutsaqqal kilmi, dan Farqi dalam Al-Qur’an
3.         Dapat Memahami isi kandungan Q.S al-Qori’ah dan al-Zalzalah tentang hukum fenomena alam
4.         Dapat memahami keterkaitan isi kandungan Q.S al-Qori’ah dan al-Zalzalah tentang hukum fenomena alam
5.         Dapat Menerapkan kandungan Q.S al-Qori’ah dan al-Zalzalah dalam fenomena alam
6.         Dapat Menulis hadis tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam
7.         Dapat Menerjemahkan makna hadis tentang mennjaga dan melestarikan lingkungan alam
8.         Dapat Menerjemahkan makna hadis tentang mennjaga dan melestarikan lingkungan alam
9.         Dapat Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis dalam perilaku menjaga dan melestarikan lingkungan alam dalam fenomena kehidupan dan akibatnya 
II
1.          Membaca Q.S al-Ashr dan al-Alaq dengan tartil
2.          Menjelaskan pengertian mad
3.          Menjelaskan macam-macam hukum bacaan mad
4.          Menerapkan hukum bacaan mad dalam Q.S al-Ashr dan al-Alaq
5.          Menjelaskan tentang bacaan lam dan ra
6.          Menerapkan hukum bacaan lam dan ra dalam Q.S al-Ashr dan al-Alaq
7.          Menjelaskan arti hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi
8.          Menyebutkan contoh hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi
9.          Menunjukkan hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi dalam Al-Qur’an
10.      Dapat menerapkan hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi dalam Al-Qur’an
11.      Menjelaskan arti hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi
12.      Menyebutkan contoh hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi
13.      Menunjukkan hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi dalam Al-Qur’an
14.      Menerapkan hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi dalam Al-Qur’an
15.      Membaca dan mengartikan surah al-Ashr dengan baik dan benar
16.      Menjelaskan kandungan surah al-Ashr tentang merhargai waktu
17.      Membaca dan mengartikan surah al-Alaq dengan baik dan benar
18.      Menjelaskan kandungan surah al-Alaq tentang menuntut ilmu
19.      Menjelaskan keterkaitan isi kandungan surah al-Ashr dan al-Alaq tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu dalam fenomena kehidupan
20.      Menerapkan kandungan Q.S al-Ashr dan al-Alaq tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu
21.      Membaca hadis tentang perintah menuntut ilmu dengan baik
22.      Menyalin hadis tentang perintah menuntut ilmu dengan baik
23.      Menerjemahhkan hadis tentang perintah menuntut ilmu dengan baik
24.      Menjelaskan manfaat menuntut ilmu
25.      Menunjukkan perilaku senag menuntut ilmu

E.  Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Tsanawiyah
Kelas
SMT
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
VII
I
1.      Memahami Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman hidup





2.      Mencintai Al-Qur’an dan Hadis






3.      Menerapkan Al-Qur’an surah-surah pendek pilihan dalam kehidupan sehari-hari tentang tauhid rububiyyah dan uluhiyyah




4.      Memahami hadis tentang ciri iman dan ibadah yang diterima Allah
1.1  Menjelaskan pengertian dan fungsi Al-Qur’an dan hadis
1.2  Menjelaskan cara-cara memfungsikan Al-Qur’an dan hadis
1.3  Menerapkan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup umat Islam

2.1  Menjelaskan cara mencintai Al-Qur’an dan hadis
2.2  Menjelaskan perilaku orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadis
2.3  Menerapkan perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan

3.1  Memahami isi kandungan Surah al-Fātihah, an-Nās, al-Falaq, dan al-Ikhlās tentang tauhid rububiyyah dan uluhiyyah
3.2  Menerapkan kandungan Surah Surah al-Fātihah, an-Nās,  al-Falaq, dan al-Ikhlās dalam kehidupan sehari-hari

4.1  Menulis hadis tentang iman dan ibadah
4.2  Menerjemahkan makna hadis tentang iman dan ibadah
4.3  Menghafal hadis tentang iman dan ibadah
4.4  Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis tentang iman dan ibadah dalam fenomena kehidupan dan akibatnya
4.5  Menerapkan isi kandungan hadis tentang ciri iman dan ibadah yang diterima Allah
II
5.      Membaca Al-Qur’an surah pendek pilihan


6.      Menerapkan Al-Qur’an surah-surah pendek pilihan dalam kehidupan sehari-hari tentang toleransi









7.      Menerapkan Al-Qur’an surah-surah pendek pilihan dalam kehidupan sehari-hari tentang problematika dakwah
5.1  Menerapkan hukum bacaan  mim sukun dalam Surah al-Bayyinah dan al-Kāfirūn

6.1  Memahami isi kandungan Surah al-Kāfirūn dan al-Bayyinah tentang toleransi
6.2  Memahami  keterkaitan isi kandungan Surah al-Kāfirūn dan al-Bayyinah tentang membangun kehidupan umat beragama dalam fenomena kehidupan
6.3  Menerapkan isi kandungan Surah al-Kāfirūn dan al-Bayyinah tentang toleransi dalam kehidupan sehari-hari

7.1     Memahami isi kandungan Surah al-Lahab dan an-Nasr tentang problematika dakwah
7.2     Menerapkan kandungan Surah al-Lahab dan a-Nasr dalam kehidupan sehari-hari
VIII
I
1.         Membaca Al-Qur’an surat pendek pilihan




2.         Menerapkan Al-Qur’an surat-surat pendek pilihan dalam kehidupan sehar-hari tentang ketentuan rizki dari Allah








3.         Menerapkan Al-Qur’an surat-surat pendek pilihan dalam kehidupan sehar-hari tentang kepedulian sosial




4.         Memahami Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim



12.         Menerapkan hukum bacaan Qalqalah, Tafkhim, mad ‘aridl lissukun, dalam Al-Qur’an.
13.         Menerapkan hukum bacaan nun mati dan mim mati dalam Al-Qur’an

2.1  Memahami isi kandungan Q.S Al-Quraisy dan Al-Insyiroh tentang ketentuan rezeki dari Allah
2.2  Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S Al-Quraisy dan Al-Insyiroh tentang ketentuan rezeki dari Allah dalam kehidupan
2.3  Menerapkan isi kandungan Q.S Al-Quraisy dan Al-Insyiroh tentang ketentuan rezeki dari Allah dalam kehidupan

3.1 Memahami isi kandungan Q.S. Al-Kautsar dan Al-Ma’un tentang kepedulian sosial
3.2 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. Al-Kautsar dan Al-Ma’un tentang kepedulian sosial dalam fenomena kehidupan

4.1    Menulis Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim
Menerjemahkan makna Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim.
4.2    Menghafal Hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim
Menjelaskan keterkaitan isi kandungan Hadis dalam perilaku tolong menolong dan mencintai anak yatim dalam fenomena kehidupan dan akibatnya
II
5.      Membaca Al-Qur’an surat pendek pilihan


6.      Menerapkan Al-Qur’an surat-surat pendek pilihan tentang menimbun harta (serakah)


5.1 Menerapkan hukum bacaan lam dan ra’ dalam Q.S Al-Humazah dan At-Takatsur

6.1 Memahami isi kandungan Q.S. Al-Humazah dan At-Takatsur
6.2 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. Al-Humazah dan At-Takatsur tentang Sifat Cinta Dunia dan melupakan Kebahagian hakiki dalam fenomena kehidupan
6.3Menerapkan kandungan Q.S. Al-Humazah dan At-Takatsur dalam fenomena kehidupan sehari-hari dan akibatnya
IX
I
1.      Membaca Al-Qur’an surah pendek pilihan




2.      Menerapkan Al-Qur’an surah-surah pendek pilihan tentang hukum fenomena alam







3.      Memahami hadis tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam
1.1  Menerapkan hukum mad silah dalam Q.S. Al-Qori’ah dan al-Zalzalah
1.2  Menerapkan hukum mad lazim mukhaffaf kilmi, mutsaqqal kilmi, dan Farqi dalam Al-Qur’an

2.1  Dapat Memahami isi kandungan Q.S al-Qori’ah dan al-Zalzalah tentang hukum fenomena alam
2.2  Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S al-Qori’ah dan al-Zalzalah tentang hukum fenomena alam
2.3  Menerapkan kandungan Q.S al-Qori’ah dan al-Zalzalah dalam fenomena alam

3.1  Menulis hadis tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam
3.2  Menerjemahkan makna hadis tentang mennjaga dan melestarikan lingkungan alam
3.3  Menerjemahkan makna hadis tentang mennjaga dan melestarikan lingkungan alam.
3.4  Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis dalam perilaku menjaga dan melestarikan lingkungan alam dalam fenomena kehidupan dan akibatnya

II
4.      Membaca Al-Qur’an surah pendek pilihan





5. Menerapkan Al-Qur’an surah-surah pendek pilihan tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu
4.1 Menerapkan hukum bacaan mad, lam dan ra dalam Q.S al-Ashr dan al-Alaq
4.2 Menerapkan hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi dan mad lazim musaqqal harfi

5.1  Memahami isi kandungan Q.S al-Ashr dan al-Alaq tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu
5.2 Memahami keterkaitan isi isi kandungan Q.S al-Ashr dan al-Alaq tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu dalam fenomena kehidupan
5.3 Menerapkan keterkaitan isi isi kandungan Q.S al-Ashr dan al-Alaq tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu dalam fenomena kehidupan sehari-hari.

F.   Materi Pokok
1.      Al-Qur’an dan Hadis Sebagai Pedoman Hidup
Menurut bahasa, Al-Qur’an berarti bacaan, menurut istilah, Al-Qur’an adalah kalam Allah swt, yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw, melalui Malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya.
Fungsi Al-Qur’an antara lain sebagai petunjuk bagi manusia, merupakan nikmat bagi orang-orang yang beriman, sebagai kabar gembira bagi orang-orang yang beriman, sebagai peringatan bagi orang-orang yang kafir, sebagai pendidikan moral yang sempurna. Sedangkan Fungsi hadis antara lain mengukuhkan hukum dalam Al-Qur’an, menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang bersifat mujmal, membatasi keumuman ayat Al-Qur’an, dan menetapkan hukum yang belum ada ketentuannya dalam Al-Qur’an.
2.      Mencintai Al-Qur’an dan Hadis
Mencintai Al-Qur’an dan hadis bagi setiap muslim hukumnya wajib. Di antara bentuk cinta kepada Al-Qur’an dan hadis ialah memiliki kemauan untuk bisa membaca Al-Qur’an dan hadis secara benar, memiliki kesungguhan dalam memahami isi Al-Qur’an dan hadis, tidak suka ketika ada pihak lain yang merendahkan Al-Qur’an dan hadis, dan memiliki kepedulian terhadap lembaran Al-Qur’an yang tercecer.
3.      Tauhid Rububiyyah dan Uluhiyyah
Tauhid Rububiyyah berarti kepercayaan bahwa Allah lah satu-satunya pencipta, pemelihara, dan pengatur alam semesta. Sedangkan tauhid uluhiyyah berarti kepercayaan bahwa hanya Allah sembahan yang benar.
Dalam surah al-Fātihah dan an-Nās terkandung tauhid rububiyyah dan uluhiiyyah, sedangkan dalam surah  al-Falaq hanya terkandung tauhid rububiyyah, dan dalam surah  al-Ikhlās hanya terkandung tauhid uluhiyyah.
4.      Iman dan Ibadah
Iman terdiri atas tiga unsur yakni keyakinan dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan sehari-hari. Adapun pokok-pokok iman didalam islam sudah terangkum dalam rukum iman.
Iaman dan ibadah memiliki keterkaitan yang sangat erat karena iman menjadi salah satu syarat diterimanya suatu ibadah, dan ibadah yang dilakukan tanpa iman pun sia-sia. Orang yang mengaku dirinya beriman harus mampu merealisasikan imannya dalam suatu perbuatan yang bernilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
5.      Hukum Bacaan Mim Sukun
Ilmu Tajwid adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar, dengan tujuan menjaga lisan dari kesalahan dalam membaca Al-Qur’an.
Hukum bacaan mim sukun ada 3, yaitu idgham mimi atau idhgam mutamasilain  jika mim sukun bertemu mim, ikhfa syafawi jika mim sukun bertemu dengan ba, azhar syafawi jika mim sukun bertemu dengan hijaiyah selain mim dan ba.

6.      Toleransi Dalam Kehidupan
Toleransi ialah sikap tenggang rasa, menghargai, membiarkan, atau membolehkan orang lain untuk berpendirian yang berbeda dengan dirinya.  Salah satu contoh penerapan sikap toleran adalah  sabar dalam menghadapi sikap orang yang mendustakan Islam.
7.      Problematika Dakwah
Problematika dakwah berarti permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan dakwah. Permasalahan seputar pelaksanaan dakwah dipengaruhi oleh 2 faktor yakni kondisi ekstern dan intern. Contoh problema dakwah terdapat dalam surah al-Lahab yaitu sikap ingkar Abu Lahab terhadap seruan dakwah serta segala upayanya untuk menghambat jalannya dakwah islam.
8.      Hukum Bacaan Qalqalah, Tafkhim, Mad ‘Aridl Lissukun dalam Al-Qur’an
a.       Qalqalah
Qalqalah dibagi menjadi 2, yaitu qalqalah sughra dan kubra. Huruf qalqalah ada Lima ,yaitu ق , ط , ب ,ج ,د . Apabila ada huruf qalqalah berada di tengah lafal , hukum bacaannya disebut qalqalah sughra. Apabila ada huruf qalqalah berada di akhir lafal , hukum bacaannya disebut qalqalah kubra.
b.      Hukum Bacaan Tafkhim

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar